Pengujian Analisa Saringan Agregat Kasar dan Halus

Jan 28, 2018 ANALISA SARINGAN AGREGAT. Tujuan Analisa Saringan Agregat adalah pembagian butiran (gradasi) agregat. Data distribusi butiran pada agregat diperlukan dalam perencanaan adukan beton. Pelaksanaan penentuan gradasi dilakukan pada agregat halus dan kasar. Alat yang digunakan adalah seperangkat saringan

(DOC) ANALISA SARINGAN AGREGAT HALUS DAN KASAR Inda

Grafik Saringan Agregat 100.00 Cumulative Passed (%) 80.00 60.00 Agregat Kasar 40.00 Agregat Medium 20.00 Agregat Halus 0.00 75.77637.88818.9449.472 4.736 2.368 1.184 0.592 0.296 0.148 0.074 Sieve Size (mm) Grafik 1. Grafik Gradasi Saringan Agregat Grafik yang didapat dari praktikum selanjutnya dibandingkan dengan grafik yang menjadi acuan

ANALISA SARINGAN AGREGAT HALUS DAN KASAR Sieve

ANALISA SARINGAN AGREGAT HALUS DAN KASAR (Sieve Analysis) 1. Tujuan Umum dan Sasaran Praktikum Praktikum ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk dapat menentukan gradasi agregat dengan grafik semilogaritma. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan pembagian butir (gradasi) agregat halus dan agregat kasar dengan menggunakan saringan. 2.

Pengujian Analisis Saringan Agregat Halus D3 Teknik

May 17, 2016 PENGUJIAN ANALISIS SARINGAN AGREGAT HALUS 1. LANDASAN TEORI Analisa saringan adalah pengelompokan besar butir analisa agregat kasar dan agregat halus menjadi komposisi gabungan yang ditinjau berdasarkan saringan. Adapun tujuan dari analisa saringan yaitu : Untuk mendapatkan beton yang mudah dikerjakan ( diaduk, dialirkan, dan didapatkan) yang

LAPORAN ANALISA SARINGAN AGREGAT KASAR.docx Laporan

2. Siapkan saringan dan susun dari ukuran lubang terbesar (38,10 mm) ke terkecil (4,76 mm). 3. Masukkan benda uji ke saringan dan goncangkan seperangkat saringan dengan tangan masing-masing selama 15 menit. 4. Setelah itu timbang berat tertahan di tiap-tiap saringan kemudian catat hasilnya. Pemeriksaan Analisa Saringan Agregat Kasar

ANALISIS PENGARUH BESAR BUTIRAN AGREGAT KASAR

ANALISIS PENGARUH BESAR BUTIRAN AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL IKA SULIANTI diuji melalui analisa saringan. Agregat yang Bersifat kekal, tidak hancur atau berubah karena cuaca. Agregat halus adalah pasir alam sebagai

Metode Pengujian Analisa Saringan Agregat Halus YouTube

Oct 15, 2020 Metode uji ini meliputi penentuan pembagian ukuran partikel agregat halus dengan penyaringan (ASTM C136 / ASTM-SNI C136)

(DOC) BAB IX UJI KEKUATAN AGREGAT TERHADAP TUMBUKAN

Agregat yang hancur dinyatakan dengan jumlah agregat yang lolos saringan 2 mm. Berdasarkan British Standar maka agregat yang mempunyai nilai AIV > 30% dikatakan tidak normal dan nilai AIV yang besar ini menunjukkan jumlah agregat yang hancur cukup besar, berarti sampel tersebut relatif tidak terlalu kuat terhadap beban tekan.

(DOC) ANALISA SARINGAN AGREGAT HALUS DAN KASAR

Grafik Saringan Agregat 100.00 Cumulative Passed (%) 80.00 60.00 Agregat Kasar 40.00 Agregat Medium 20.00 Agregat Halus 0.00 75.77637.88818.9449.472 4.736 2.368 1.184 0.592 0.296 0.148 0.074 Sieve Size (mm) Grafik 1. Grafik Gradasi Saringan Agregat Grafik yang didapat dari praktikum selanjutnya dibandingkan dengan grafik yang menjadi acuan

METODE PENGUJIAN TENTANG ANALISIS SARINGAN

Analisis saringan agregat ialah penentuan persentase berat butiran agtegat yang lolos dari satu set saringan kemudian angka-angka persentase digambarkan pada grafik pembagian butir. SNI 03-1968-1990 2 BAB II CARA PELAKSANAAN 2.1 Peralatan Peralatan yang dipergunakan adalah sebagai berikut :

PRAKTIKUM MINGGU KE 2 (Analisis Saringan Agregat Halus

Praktikum kedua dilaksanakan di laboratorium rekayasa struktur. Praktikum kedua ini mengerjakan Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat Kasar PRAKTIKUM MODUL 3 Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat Kasar REFERENSI ASTM C136 Sieve Analysis of Fine and Coarse Aggregates SNI 03-1968-1990 Metode Pengujian Tentang Analisis Saringan Agregat Halus dan

(DOC) BAB IX UJI KEKUATAN AGREGAT TERHADAP TUMBUKAN

Agregat yang hancur dinyatakan dengan jumlah agregat yang lolos saringan 2 mm. Berdasarkan British Standar maka agregat yang mempunyai nilai AIV > 30% dikatakan tidak normal dan nilai AIV yang besar ini menunjukkan jumlah agregat yang hancur cukup besar, berarti sampel tersebut relatif tidak terlalu kuat terhadap beban tekan.

PRAKTIKUM MODUL 3 : ANALISIS SARINGAN AGREGAT HALUS DAN

Pada praktikum ini akan dibahas mengenai uji tarik baja. berikut hasil dari percobaan kelompok 2 dari modul 3. Referensi Referensi digunakan adalah ASTM C136 Sieve Analysis of Fine and Coarse AggregatesSNI 03-1968-1990 Metode Pengujian Tentang Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar Tujuan percobaan Tujuan percobaan ini adalah Menentukan distribusi ukuran partikel dari agregat

MODUL ANALISIS SARINGAN KEL 23 SELESAI.docx 1 MODUL 2

View MODUL ANALISIS SARINGAN KEL 23 SELESAI.docx from TEKNIK IND 123 at Universitas Sumatera Utara. 1 MODUL 2 ANALISIS SARINGAN AGREGAT KASAR DAN HALUS 1.1 Tujuan Percobaan Menemukan pembagian

Praktikum II: Modul 3 Analisis Saringan BAHAN BANGUNAN

Nov 26, 2018 Jumat, 5 Oktober 2018, kami Teknik Kelautan 2017 melakukan praktikum kedua kami yang dilaksanakan di laboratorium rekayasa struktur. Praktikum kedua ini, kami mengerjakan 6 modul praktikum yang bertujuan untuk menentukan uji kelayakan dan parameter bahan rancangan beton, diantaranya yaitu: Modul 2: Pemeriksaan Berat Volume Agregat Modul 3: Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat

informasi tentang agregat hancur lexandra.nl

Informasi Tentang Mesin Agregat schreinerei-roth . agregat pasir pengaduk Mesin. metode pengujian tentang analisis saringan agregat halus dan kasar sni 03-1968-1990. ruang . mesin penghancur batu > do motor pemutar alat pengaduk pasir . do .

Sni 3407 2008 Cara uji sifat kekekalan agregat dengan cara

Jan 10, 2015 SNI 3407:2008 12 dari 12 Lampiran B (Informatif) Contoh data hasil pengujian Ukuran saringan Persentase gradasi contoh uji asli (%) (A) Berat contoh uji awal (gram) (B) Persentase bahan yang lolos saringan setelah pengujian (%) (X) Persentase berat bagian contoh uji yang hilang (%) (Y) Pengujian Sifat Kekekalan Agregat halus Lolos 150 μm 5

Sifat Kimiawi dan Sifat Fisik Aggregat khedanta

Jul 25, 2011 Gradasi agregat tertentu paling sering ditentukan oleh analisis saringan . Dalam analisis saringan, sampel agregat kering berat dikenal dipisahkan melalui serangkaian saringan dengan bukaan semakin kecil. Setelah dipisahkan, berat partikel saldo pada setiap saringan diukur dan dibandingkan dengan berat total sampel.

Campuran Aspal Beton KAJIAN PUSTAKA

Analisis basah dilakukan untuk menentukan jumlah bahan dalam agregat yang lolos saringan No.200, mengikuti manual SNI-M-02- 1994-03. Presentase lolos saringan ditentukan melalui pengujian analisis saringan agregat halus dan kasar saringan kering sesuai manual SNI-03-1968-1990.

Bahan Bangunan Laut Teknik Kelautan ITB

Pada praktikum pekan II modul 3 (Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat Kasar), didapatkan nilai modulus kehalusan pasir adalah 3.42 atau dapat dibulatkan menjadi 3.00, sehingga didapatkan volume agregat kasar (dry rodded) persatuan volume beton adalah 0.60.

PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT RINGAN BUATAN (ALWA)

Jenis agregat yang digunakan perlite dan vermikulit. 2. Beton ringan dengan kekuatan sedang (moderate strength light concrete). Beton ini biasanya digunakan sebagai bahan pengisi dan mempunyai kuat tekan antara 6,89-17,24 MPa dengan berat isi antara 800-1440 kg/m3. Jenis agregat yang digunakan biasanya pumice dan skoria. 3.

BAB 2 Pemeriksaan Berat Volume Agregat StuDocu

Butir-butir agregat kasar harus bersifat kekal, artinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh cuaca, seperti terik matahari dan hujan. Agregat halus (pasir) adalah batuan yang mempunyai ukuran butiran antara 0,15 mm 5 mm. Agregat halus dapat diperoleh

Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar SNI 03-1968-1990

Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar SNI 03-1968-1990 • Tujuan Percobaan Memperoleh distribusi besaran atau jumlah persentase butiran baik agregat halus dan agregat kasar. • Peralatan 1. Timbangan 2. Shieve Shaker Machine 3. Sample Splitter 4. 1 set ayakan 5. Oven Universitas Sumatera Utara 42 • Bahan Pasir kering oven dan agregat

ANALISA SARINGAN AGREGAT HALUS DAN KASAR (1)

Agregat dapat tertinggal karena banyak yang menyangkut di masing-masing saringan. Sedangkan untuk distribusi butirannya, sama seperti pada agregat kasar, distribusi pada agregat berukuran medium ini juga tidak merata. Sebanyak 68.67% tertahan pada saringan no.4 c. Agregat Halus Tabel 6. Analisa Saringan Agregat Halus

Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat Kasar

Sep 28, 2017 Kamis, 28 September 2017, kami Teknik Kelautan 2016 melakukan praktikum pertama kami yang dilaksanakan di laboratorium rekayasa struktur. Praktikum pertama ini, kami mengerjakan 6 modul praktikum yang bertujuan untuk menentukan uji kelayakan dan parameter bahan rancangan beton, diantaranya Pemeriksaan Berat Volume Agregat (Praktikum No. 2), Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat

Uji Analisis Saringan Amelia Faradila

Sep 01, 2013 Analisis saringan adalah menyaring dan menggetarkan contoh tanah melalui satu set saringan dimana lubang-lubang saringan tersebut makin kecil secara berurutan. Untuk standar di Amerika Serikat (U.S. Standard Sieve sizes), nomor saringan dan ukuran lubang diberikan dalam tabel berikut. U.S. Standard Sieve No. Sieve Opening (mm) 3-in 2-in 1.5-in 1-in 0.75-in 0.375-in 4 8 10 16

PENGUJIAN ANALISIS SARINGAN AGREGAT HALUS S1 Teknik

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Praktikum II: Modul 3 Analisis Saringan BAHAN BANGUNAN

Nov 27, 2018 Jumat, 5 Oktober 2018, kami Teknik Kelautan 2017 melakukan praktikum kedua kami yang dilaksanakan di laboratorium rekayasa struktur. Praktikum kedua ini, kami mengerjakan 6 modul praktikum yang bertujuan untuk menentukan uji kelayakan dan parameter bahan rancangan beton, diantaranya yaitu: Modul 2: Pemeriksaan Berat Volume Agregat Modul 3: Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat

Evaluasi Modulus Elastisitas Beton Ec berdasarkan Analisis

berdasarkan Analisis Karakteristik Agregat Yoppy Soleman agregat kasar adalah yang tidak lewat saringan tersebut. Secara umum diketahui bahwa kekuatan agregat (misalnya kuat-hancur

Sni 3407 2008 Cara uji sifat kekekalan agregat dengan cara

Jan 10, 2015 SNI 3407:2008 12 dari 12 Lampiran B (Informatif) Contoh data hasil pengujian Ukuran saringan Persentase gradasi contoh uji asli (%) (A) Berat contoh uji awal (gram) (B) Persentase bahan yang lolos saringan setelah pengujian (%) (X) Persentase berat bagian contoh uji yang hilang (%) (Y) Pengujian Sifat Kekekalan Agregat halus Lolos 150 μm 5

ANALISA KARAKTERISTIK MARSHALL DENGAN LIMBAH

Proses analisis karakteristik marshall menggunakan Microsoft Excel dan SPSS untuk analisis varian. hancur dinyatakan dalam satuan beban (kg). Hasil Proporsi Campuran Agregat Saringan % Lolos Spek AC WC V 19 38,1 100,00 25 1’’ 100,00 -

BAB 2 Pemeriksaan Berat Volume Agregat StuDocu

Butir-butir agregat kasar harus bersifat kekal, artinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh cuaca, seperti terik matahari dan hujan. Agregat halus (pasir) adalah batuan yang mempunyai ukuran butiran antara 0,15 mm 5 mm. Agregat halus dapat diperoleh

pengujian agregat JualBatuSplit

Pengujian agregat bertujuan untuk mengetahui sifat atau karakteristik. pemecah batu). 1. Analisis Saringan Agregat Kasar dan Halus. (gradasi) agregat halus dan agregat kasar dengan mengggunakan saringan. Untuk data hasil pengujian analisis saringan dapat dilihat pada halaman ini. 2. Berat Jenis dan Penyerapan Agregat.

BAB 4 HASIL DAN ANALISA 4.1. HASIL PENGUJIAN MATERIAL

saringan N0.4 2. Agregat ukuran 3/8” : Agregat lolos dari saringan 1/2” dan tertahan saringan 3/8” 3. Agregat ukuran 1/2” : Agregat lolos dari saringan 3/4” dan tertahan dibutuhkan untuk mengakibatkan benda uji hancur dan tidak dapat menahan beban lagi. Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan pengujian adalah

Bahan Bangunan Laut Teknik Kelautan ITB

Pada praktikum pekan II modul 3 (Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat Kasar), didapatkan nilai modulus kehalusan pasir adalah 3.42 atau dapat dibulatkan menjadi 3.00, sehingga didapatkan volume agregat kasar (dry rodded) persatuan volume beton adalah 0.60.

Akselerasi: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil

hasil penelitian agregat kasar dan halus. Tabel 1. Rangkuman hasil dari pengujian bahan penyusun beton No Nama pengujian Satuan Hasil Sumber 1. Analisis saringan agregat halus Gadasi II SNI 03-1968-1990 SNI-03-2834-2002 2. Analisis saringan agregat kasar 20 mm SNI 03-1968-1990 SNI-03-2834-2002 3. Kadar lumpur agregat halus % 4,17% SNI-S-04-1998 4.